Saat ini setiap kita melakukan kegiatan atau aktivitas di semua bidang tidak bisa lepas dari teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Mulai dari di tempat kerja, rumah tangga, dan masyarakat. Bahkan untuk memenuhi kewajiban sebagai warga negara misalnya membayar pajak juga sudah memanfaatkan TIK.
Perkembangan TIK yang semakin maju juga berpengaruh dalam dunia pendidikan. Saat ini TIK banyak digunakan di sekolah dan perguruan tinggi. Banyak cara yang di lakukan dalam memanfaatkan kemajuan TIK itu sendiri. Salah satunya yaitu proses pembelajaran elektronik yang lebih dikenal dengan e-learning. Lalu apa itu e-learning?
Baca juga: Alasan untuk sukses & Bingung banyak ide?
Berikut ini ada beberapa definisi e-learning, diantaranya :
Perkembangan TIK yang semakin maju juga berpengaruh dalam dunia pendidikan. Saat ini TIK banyak digunakan di sekolah dan perguruan tinggi. Banyak cara yang di lakukan dalam memanfaatkan kemajuan TIK itu sendiri. Salah satunya yaitu proses pembelajaran elektronik yang lebih dikenal dengan e-learning. Lalu apa itu e-learning?
Baca juga: Alasan untuk sukses & Bingung banyak ide?
Berikut ini ada beberapa definisi e-learning, diantaranya :
- Jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke peserta didik dengan menggunakan media Internet, Intranet atau media jaringan komputer lain. Darin E. Hartley [Hartley, 2001]
- Sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer, maupun komputer standalone. LearnFrame.Com dalam Glossary of e-learning Terms [Glossary, 2001]
- Sarana pendidikan yang mencakup motivasi diri sendiri, komunikasi, efisiensi, dan teknologi. Matthew Comerchero dalam E-learning Concepts and Techniques [Bloomsburg, 2006]
- Sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. (Wahono, 2005, p. 1).
Menurut Nursalam (2008:135) ada beberapa karakteristik e-learning, yaitu:
- Memanfaatkan jasa teknologi elektronik/TIK.
- Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan komputer networks)
- Menggunakan bahan ajar yang bersifat mandiri (self learning materials) kemudian disimpan di komputer, sehingga dapat diakses oleh pengajar dan peserta didik kapan saja dan dimana saja.
- Memanfaatkan jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.
Setelah kita mengetahui apa itu e-learning dan karakteristiknya, kini saat nya kita membahas fungsi dari elearning. Fungsi e-learning dalam kegiatan pembelajaran adalah sebagai suplemen (tambahan), komplemen (pelengkap), dan substitusi (pengganti).
1) Suplemen (tambahan)
Peserta didik mempunyai kebebasan memilih, apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. Dalam hal ini, tidak ada kewajiban/keharusan bagi peserta didik untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Mengakses materi pembelajaran elektronik hanya sebagai himbauan pengajar kepada peserta didik.
2) Komplemen (pelengkap)
Materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima peserta didik di dalam kelas, sebagai pengayaan bagi peserta didik berkemampuan rata-rata, atau remedial bagi peserta didik yang lamban kemampuan belajarnya.
3) Substitusi (pengganti)
E-learning sebagai pengganti digunakan di beberapa perguruan tinggi di negara-negara maju. Tujuannya untuk membantu mempermudah mahasiswa mengelola kegiatan pembelajaran/perkuliahan sehingga mahasiswa dapat menyesuaikan waktu dan aktivitas lainnya dengan kegiatan perkuliahan. Mahasiswa dapat memilih model kegiatan pembelajaran yaitu tatap muka saja, sebagian tatap muka dan sebagaian melalui internet, atau sepenuhnya melalui internet.
Alternatif model pembelajaran manapun yang dipilih mahasiswa tidak menjadi masalah dalam penilaian, artinya semua model tersebut mendapatkan pengakuan atau penilaian yang sama. Keadaaan yang sangat fleksibel ini sangat membantu mahasiswa mempercepat proses perkuliahannya.
Baca Juga:

Comments
Post a Comment